{"id":4006,"date":"2026-09-30T15:04:17","date_gmt":"2026-09-30T08:04:17","guid":{"rendered":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/?p=4006"},"modified":"2026-09-30T15:04:17","modified_gmt":"2026-09-30T08:04:17","slug":"menolak-lupa-merawat-persatuan-mengenang-jasa-pahlawan-revolusi-dalam-peringatan-g30s-pki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/2026\/09\/30\/menolak-lupa-merawat-persatuan-mengenang-jasa-pahlawan-revolusi-dalam-peringatan-g30s-pki\/","title":{"rendered":"Menolak Lupa, Merawat Persatuan: Mengenang Jasa Pahlawan Revolusi dalam Peringatan G30S\/PKI"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\">Setiap tanggal 30 September, bangsa Indonesia kembali mengheningkan cipta dan menundukkan kepala untuk mengenang salah satu peristiwa penting dalam perjalanan sejarah berbangsa dan bernegara, yaitu Gerakan 30 September (G30S\/PKI).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Peringatan ini bukan sekadar refleksi sejarah masa lalu, melainkan momentum penting untuk mengukuhkan kembali komitmen kita terhadap Pancasila sebagai ideologi tunggal yang menyatukan keberagaman bangsa Indonesia. Gugurnya para Pahlawan Revolusi menjadi pengingat abadi betapa mahalnya harga sebuah persatuan dan kedaulatan negara.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"6\"><b data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"0\">Nilai Edukasi &amp; Makna Peringatan<\/b><\/h3>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"7\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,0,0\"><b data-path-to-node=\"7,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Benteng Ideologi Pancasila<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,0,1\">Peristiwa masa lalu mengajarkan bahwa Pancasila adalah perekat utama bangsa. Memahami sejarah membantu kita membentengi diri dari paham-paham yang berpotensi memecah belah persatuan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,1,0\"><b data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Menghargai Pengorbanan Pahlawan<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,1,1\">Kedamaian dan stabilitas yang kita nikmati hari ini adalah buah dari pengorbanan para pendahulu. Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan mereka dengan karya positif dan kontribusi nyata bagi daerah dan negara.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\"><b data-path-to-node=\"7,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Menguatkan Integritas dan Persatuan<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,2,1\">Peringatan sejarah mengajarkan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk, khususnya di Kabupaten Asahan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3 data-path-to-node=\"9\"><b data-path-to-node=\"9\" data-index-in-node=\"0\">Komitmen Pelayanan untuk Masyarakat Asahan<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Sejalan dengan arahan Bupati Asahan, <b data-path-to-node=\"10\" data-index-in-node=\"37\">Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si.<\/b>, dan Wakil Bupati Asahan, <b data-path-to-node=\"10\" data-index-in-node=\"99\">Rianto, S.H., M.A.P.<\/b>, semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Asahan berkomitmen untuk meneladani nilai-nilai perjuangan tersebut melalui pelayanan publik yang adil, akuntabel, dan berintegritas. Memberikan pelayanan kependudukan terbaik bagi seluruh warga tanpa membeda-bedakan adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\"><i data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"0\">Mari kita kenang jasa para pahlawan, jaga persatuan bangsa, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, dan berkarakter.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap tanggal 30 September, bangsa Indonesia kembali mengheningkan cipta dan menundukkan kepala untuk mengenang salah satu peristiwa penting dalam perjalanan sejarah berbangsa dan bernegara, yaitu Gerakan 30 September (G30S\/PKI). Peringatan ini bukan sekadar refleksi sejarah masa lalu, melainkan momentum penting untuk mengukuhkan kembali komitmen kita terhadap Pancasila sebagai ideologi tunggal yang menyatukan keberagaman bangsa Indonesia. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4007,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[51],"tags":[],"class_list":["post-4006","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4006","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4006"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4006\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4008,"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4006\/revisions\/4008"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4007"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/disdukcapil.asahankab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}