Gerak Cepat Dukcapil Asahan Identifikasi Pasien Tanpa Identitas di RSU Catharina 1914
KISARAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Asahan kembali menunjukkan komitmen pelayanan “Jemput Bola” dalam situasi darurat. Tim Jebol Disdukcapil melakukan identifikasi data kependudukan terhadap seorang pasien tanpa identitas (Mr. X) yang tengah menjalani perawatan medis di RSU Catharina 1914, Selasa (11/03/2026).
Pasien tersebut merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tidak ditemukan dokumen identitas diri pada tubuh korban maupun di lokasi kejadian.
Proses Identifikasi Melalui Biometrik
Menindaklanjuti laporan dari pihak rumah sakit, tim Disdukcapil segera meluncur ke lokasi dengan membawa perangkat Mobile Enrollment. Proses identifikasi dilakukan dengan menggunakan metode pemindaian sidik jari (biometrik) untuk mencocokkan data pada database kependudukan nasional.
Langkah ini sangat krusial dilakukan agar:
-
Kepastian Identitas: Mengetahui nama lengkap dan alamat tinggal pasien guna menghubungi pihak keluarga.
-
Akses Kesehatan: Mempermudah administrasi rumah sakit dalam pengurusan jaminan kesehatan (BPJS/Jamkesda) maupun asuransi kecelakaan (Jasa Raharja).
Komitmen Pelayanan Tanpa Batas
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Asahan menyampaikan bahwa pelayanan ini adalah bagian dari fungsi negara untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi kritis. “Data kependudukan bukan sekadar urusan administrasi, tapi kunci untuk mendapatkan hak-hak perlindungan sosial dan kesehatan,” ungkapnya.
Saat ini, data hasil identifikasi telah dikoordinasikan dengan pihak manajemen RSU Catharina 1914 untuk penanganan lebih lanjut. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.









































































